Hari ini aku lulus dan cerita masa lalu

Alhamdulillah, puji dan syukur aku panjatkan kepada Allah yang sudah menuntunku untuk dapat lulus pada hari ini.
Dalam perjalanannya, bukanlah hal mudah untuk bisa semangatt, ikhtiar dan tawakal untuk melakukannya.
Selalu terbayang olehku, rasa kecewa terhadap diriku sendiri karena, ku baru bisa lulus setelah hampir setahun selang kelulusan dirinya.
Hanyalah harapan yang aku coba pertahankan dan hanyalah usaha yang selama ini ku coba untuk lakukan.
Karena sudah aku putuskan dari saat aku dan dia tak lagi bisa tertawa bersama.
Aku gak akan pernah lagi berkata CINTA kepadanya.
Namun aku akan berusaha menjaga dan membuktikan CINTA ku padanya.
Aku gak ngerti kenapa Allah titipkan rasa ingin setia, ingin menjaga, ingin bahagia, ingin bisa bersamanya kepadaku.
Padahal aku seharusnya sadar dan mawas diri, aku gak mungkin bisa bersanding dengan dia. Orang yang selama hampir 2 tahun ini ku Cintai.
Sedih, sesal mungkin itu yang sempat aku rasakan dahulu.
Karena ketakutanku gak bisa menjadi yang terbaik untuknya, aku memilih diam dan melarikan diri darinya.
Tapi, semakin ku coba berpaling dan melarikan diri. Entah kenapa selalu terbayang senyumannya.
Aku suka.. aku suka.. aku suka..
Aku sangat menyukai waktu saat dia tersenyum.
Entah kenapa, aku gak pernah mencoba berharap apapun darinya. Selain dapat melihatnya tersenyum.
Namun pada akhirnya dia selalu datang dan ada diwaktu yang ku butuhkan.
Aku gak ingin, belum ingin dia menikah dengan siapapun.
Aku ingin… aku ingin … Ya Allah, dipantaskan untuk bisa menikah dengannya.
Orang yang aku yakini.
Wanita yang aku kagumi.
Sosok seorang ibu yang aku idamkan.
Ya Allah, izinkan aku untuk berdiri didepannya sebagai Imam.
Izinkan aku berdiri disampingnya sebagai Kekasih.
Dan izinkan aku berdiri dibelakangnya sebagai Tumpuan.
Aku hanya ingin kemapanan, untukku pantas menjaganya.
Tania.
Akupun gak pernah menyangka, dalam hidupku. Aku benar-benar ingin mencoba berkorban apapun hanya untuk seseorang yang mungkin, belum atau bahkan gak di takdirkan untukku.
Aku tau aku salah, aku tau dia sedang menunggu orang lain yang datang kerumahnya.
Untuk datang melamarnya.
Namun aku diam-diam, gak bisa menerimanya dan bahkan menjadikan Skripsiku sebagai luapan emosi dari perasaan Cintaku padanya.
Dalam perjalanannya, skripsiku tak semulus apa yang aku harapkan.
Jatuh bangun, selalu jadi keseharian yang harus ku rasakan.
Seperti halnya, saat aku dan dia yang bertengkar karena kebodohan ku, yang diam2 mengambil fotonya tanpa izin untuk ku gunakan dalam mengembangkan game yang aku kerjakan.
Sedih sih, niatnya jadi kado dan niatan bukti tulus dari CINTA ku akhirnya, menjadi mata pisau yang melukai perasaanku.
Semenjak itu, aku vakum dan membuang semua yang telah aku lakukan saat itu. Bahkan, pada akhirnya aku melarikan diri lagi untuk tidak menghadiri Wisuda pertamanya dikampus.
Semakin lama, bukanlah ketenangan yang aku dapatkan. Namun adalah, kegelisahan karena kecewa terhadap diriku, yang lagi dan lagi gak bisa menyampaikan maksud hati ini kepadanya.
Aku sedikit demi sedikit mencoba bangkit melawan rasa benciku, karena masih mencintai seseorang yang sudah mencintai orang lain.
Aku gak ingin mengganggu, namun akupun belum ingin menyerah.
Kemudian, aku kembali membuat ulang skripsiku dengan ide yang baru.
Membuat karakter yang semuanya berasal dari namanya.
Hari demi hari silih berganti, bulan demi bulan terlewati.
Pada akhirnya, aku bisa lulus pada hari ini.
Senang? Pasti
Bahagia? Banget
Aku akhirnya punya selangkah, untuk dapat terus mengikuti langkah-langkah yang pernah dia lewati sebelumnya.
Meskipun, aku dan dia masih dipisahkan oleh jarak setahun. Tapi aku ingin berusaha dan berupaya untuk mengimbangi itu semua.
Sampai aku harap, kita akan berdiri di hari yang sama. AMIN
Sekilas, sesaat itu aku menunggu Yudisium pertamaku bersama teman-temanku.
Akupun gak sengaja.
Akupun ingin menangis bahagia.
Akupun berlari mengejarnya.
Ternyata.
Akhirnya, aku bertemu dengannya.
Meskipun, ada banyak kata yang ingin aku ucap.
Aku ingin berkata aku lulus, karena Dia.
Namun, akhirnya akupun hanya tertegup tak banyak suara.
Aku gak berharap lebih pada hari ini.
Aku sempat berfikir bahwa nilaiku akan biasa saja, namun kenyataanya Allah berikanku lebih.
Aku gak berfikir akan kembali bertemu dengannya, namun kenyataanya Allah mentakdirkanku untuk berpapasan dengan dirinya.
Bahagia, syukur, aku bingung mengambarkan perasaan yang ku rasakan.
Tapi, hari ini aku sadar.
Melihatnya tersenyum kembali, membuatku yakin Allah selalu menjaganya.
Semoga disuatu hari nanti, Dia akan menjawab setiap salamku kepadanya.
Assalamualaikum,….. Tania

Advertisements

Aku hanya ingin bertemu lagi dengannya

Aku .
Adalah titik koma diantara sebuah baris,
Aku gak akan bermakna apa-apa tanpa hadirnya baris
Adalah baris yang menjadikan aku menjadi aku
Dan adalah aku yang selalu membutuhkan baris untuk menjadikan aku tetap aku.
Namun ketiadaan ruang dan waktu
Menyebabkanku, kehilangan kesempatan untuk mencintaimu
Kini hanyalah harapan dari perasaan kosong
Yang selalu menunggu baris untuk kembali disisiku.
Aku.
Titik koma.

Tomodachi?

Dia adalah Tania, seseorang yang baru ku kenal dari dunia maya.
Aku gak begitu mengerti kenapa saat itu, aku tanpa sadar menuliskan kata perkenalan di beranda halamannya, seolah itu hal yang biasa.
Entah kenapa aku merasa dia berbeda dan aku tertarik untuk bisa mengenal dirinya.
Adalah aneh bagi seorang cowok untuk mengagumi seseorang lainnya disaat dia sedang mengaggumi banyak wanita disekelilingnya.
Galau
Galau,mungkin adalah kata yang pantas menggambarkan kondisiku saat itu.
Aku bukan tipe cowok yang bisa setia kalau gak ada ikatan.
Aku lebih suka memilih, sebelum aku yakin ingin punya hubungan yang spesial dengan seseorang.
Aku sendiri sadar, meskipun aku bukanlah anak yang terlahir mapan, tampan ataupun pintar.
Tapi terlalu banyak pilihan, membuatku sukar untuk memilih.
Memilih?
Memilih apa? Mungkin itu yang aku rasakan saat itu.
Entah apa yang aku rasakan saat itu, aku begitu ingin punya seseorang yang bisa menemaniku dan menghiburku dikala aku sedih.
Bukan berarti aku gak punya teman, tapi entah kenapa yang aku inginkan ini berbeda dan mungkin aku menginginkan seseorang yang lebih dari teman.
Sahabat?
Mungkin bisa dibilang, yang aku butuhkan adalah sahabat.
Pada saat itu, aku bisa dikatakan adalah orang yang supel.
Aku mengikuti sebuah komunitas didalam kampus.
Padahal, aku kurang begitu menyukai aktifitas yang melelahkan dan merepotkan seperti itu.
Meskipun aku tidak menyukai hal itu, tapi pada akhirnya.
Aku malah aktif dan selalu bertindak kritis didalamnya.
Komunitas
Semakin hari, akupun terjebak dalam rutinitas organisasi.
Dan merasakan perasaan yang membuatku jatuh cinta terhadap seseorang.
Mungkin bukan hal yang aneh untuk seseorang bisa jatuh cinta begitu mudahnya.
Tapi, untukku itu bukanlah hal yang biasa.
Akhir dari perjalanan organisasiku, aku bertemu dengan seorang wanita bernama Nira.
Aku gak begitu mengerti awalnya, kenapa aku jadi tertarik padanya.
Waktu
Mungkin, karena pada waktu itu.
Aku begitu mudahnya percaya bahwa ada orang yang suka terhadapku.
Seketika itupun, aku melihatnya selalu baik kepadaku.
Aku benci mengakuinya, kalau dia terlalu baik kepadaku.
Tanpa dia sadari, aku paling benci dengan wanita yang baik.
Aku akui, bukan berarti aku benar-benar benci wanita.
Namun, aku takut aku terlalu mengharapkan kebaikan dari wanita.
Dia
Sampai disana, akupun mencoba biasa saja meskipun sulit untuk bersikap biasa.
Dihari-hariku aku serasa mempunyai seseorang yang bisa mengerti diriku.
Meskipun dia adalah orang yang belum pernah kutemui sebelumnya.
Terkadang aku selalu bercerita tentang masalahku dan perasaanku kepada seseorang.
Tanpa aku sadari, aku sedang berbicara dengan seorang wanita.
Aku
Tanpa sadar, aku melihatnya sebagai seseorang yang jauh namun aku merasa dia adalah orang yang pernah aku kenal sebelumnya.
Sepintas akupun penasaran dengan sosoknya.
Karena sikapku yang konyol dan sedikit cuek, kadang aku gak terlalu  memperhatikan penampilanku saat bertemu dengan wanita.
Tentu saat itu, aku gak terlalu berharap bisa bertemu dengannya.
Tapi
Tapi, akupun kaget dengan candaan kita. Yang akhirnya mempertemukan aku dengannya.
Pertama kali aku tak menyangka akan merasakan penasaran ketika bertemu dengan seseorang yang belum pernah kutemui sebelumnya.
Sampai akhirnya aku bertemu denganya didepan sebuah kampus dikota Bandung.
Anggap saja nama kampus itu Polman atau semacamnya.
Kaget
Kaget, tentu aku kaget.
Aku gak menyangka, bahwa orang yang aku temui merupakan gadis yang selama ini mungkin ku impikan.
Tapi, aku gak boleh bermimpi seperti itu.
Akupun masih belum tahu, apakah dia sudah punya pacar atau enggak, sebelumnya.
Akhirnya, pertemuan singkat itupun membawaku untuk datang kerumahnya.
Baik
Aku bingung dan terpaku.
Saat harus bertamu, kerumah wanita, untuk pertama kali dengan orang yang belum ku kenal sebelumnya.
Entah mungkin pada saat itu, aku mulai merasa mengaguminya.
Setelah mengenal sisi baik dari dirinya.
Cinta
Inginku teriak, kenapa bisa disatu aku merasakan jatuh cinta kepada 2 orang wanita? Ditambah lagi, sebelumnya aku sempat mengagumi adik tingkat dikampusku.
Bagaimana ini?
Aku benar-benar bingung.
Aku sempat berfikir, aku lebih baik membiarkan ini mengalir.
Sampai nanti ada salah satu dari mereka yang akan jatuh cinta kepadaku.
Namun
Namun sampai saat itu tiba, ternyata aku masih belum bisa memilih seseorang yang ingin ku jadikan pacar saat itu.
Tapi, akupun sudah berjanji pada diriku sendiri untuk tidak pacaran sampai waktunya aku lulus dan ingin segera menikah.
Ternyata semakin inginku tidak pacaran, tapi malah ujian berupa perasaan yang datang kepadaku.
Sampai akhirnya aku putuskan untuk memilih satu dari mereka, yaitu Nira dengan alasan yang simpel.
Dia mengerti tentang agama dan dia juga baik kepadaku saat di dalam komunitas.
Namun, kedekatanku denganya gak berlangsung lama.
Ketika dia pun sadar, bahwa ada batasan antara laki-laki dan perempuan dalam bersosialisasi.
Akhirnya, aku mulai merasa dijauhi dengan alasan yang mungkin belum bisa aku pahami saat itu.
Benci
Perasaanku mulai tak terbendung, aku kesal dengan perasaanku.
Kenapa aku harus merasakan perasaan yang membuatku begini.
Aku merasa terbuang oleh teman yang aku pikir akan selalu baik kepadaku.
Disaat itu, dialah yang menghibur ku.
Tapi, kenapa aku gak bisa memilihnya dari awal?
Kenapa aku menceritakan semua masalahku kepadanya?
Kenapa aku gak pernah berfikir, akibat aku bercerita kepadanya?
Namun
Namun dia tidak pernah mengeluh, ataupun terlihat bersedih.
Dia selalu tersenyum padaku.
Meskipun, kita jarang untuk bertemu.
Tapi setiap pesan-pesan yang diberikannya, begitu bernilai untukku.
Tania
Tania begitulah namanya, hari-hariku yang penuh dengan liku-liku.
Ku ceritakan semuanya padanya.
Aku sadar, aku begitu egois.
Aku masih bagaikan anak kecil, yang selalu mengeluhkan kehidupanku kepadanya.
Tanpa aku sadar, hal itu mungkin akan membuatnya jenuh dengan segala permasalah yang kuberikan.
Senyuman
Adalah senyuman, yang selalu dia berikan saat bertemu denganku.

Michael Jackson

I hope Allah can forgive for all your mistake,and u can rest in the heaven.

God

Attempting to scrutinize a problem with the logic of running. from which we never think we created, or whether indeed we have so there. according to the theory of the researchers based on the creation of this world because of the large explosion (big bang teory), and who can create big explosion created the world so this? God? spring with your God?
In this world there are the many religious and caprice, that the religion is a religious god. But whether they believe the God that they believe?
Beings in the creation of Al-Quran is in the detail and clear, but whether they are aware of the meaning implicit in the Ayat-ayat suci Al-Quran? That our lives will never be separated from death. Perhaps the first ever book of Inzil, psalms, the law that each represent his period.Tapi they also denied that the Al-Quran as a book end of period is revealed to the Prophet Muhammad SAW as the religion of Al-Quran it’s wrong.besides a plan events that occurred in days of old, and as our guide in the era of the future.
Then how can the form of God, is God? From the life I feel Insyallah This is the characteristics of which can convince us of the existence of God.

~ The form of God that we can not think, imagination, why?
Because God is like the time that we can not be sure but we can feel, the withdrawal age which we grow older, but still we just can not understand about the time.
~ God can not be created by ciptaanya that we as a human. God created by being then it is not God.
~ God does not need anything from being, but we must that requires the presence of God. God does not need songs, we do not need money, need not be the incense, and foods. But the servants of God who believe in love, and piety.
~ God is not a man who is always a sin, or animals, or objects that the dead lifeless. God is never asleep or tired, hungry being the withdrawal that he created.
~ God is not one single or married or have children or not covert.Tuhan father, Mother of God, God’s child, uncle of the Lord, or do not need anything.Tuhan family, god is not a creature in need of family affection, because it is the source of love itself.
~ God that we can not see senses

 with us, but we can feel with our hearts.
~ God does not need help from anyone, but that we should always ask for help pray and ask for forgiveness.
~ God has no appetite being the withdrawal, which is always a sin with air can not hold his appetite.

Now still do we doubt the existence of God? Still do we are proud to God?
Our life is not greater than the universe, what should we proud?with a Sin? We live in this world is not only the life of the borrowing provided by the God.which should we use to worship him and do good to his being.
Our life is a series of other lives, each mutually dependent and related.
Religion is taught of the Lord is good and there is never a state that can live side by side, without the values that there’s religion.

Tuhan

Mencoba mengkritisi sebuah permasalahan dengan logika yang berjalan.pernah kita berfikir darimana kita diciptakan,ataukah kita memang ada begitu adanya.menurut teori dari para peneliti penciptaan dunia ini berdasarkan karena adanya ledakan besar (big bang teory),lalu siapakah yang menciptakan ledakan besar sehingga terciptalah dunia ini ?Tuhan?percayakah anda dengan adanya Tuhan?

Di dunia ini ada sekian banyak dan ragam agama,yang menganggap agamanya adalah agama tuhan.Tapi apakah mereka yakin dengan Tuhan yang mereka yakini?

Peciptaan makhluk dalam Al-Quran di jelaskan dengan rinci dan jelas,tapi apakah mereka sadar dengan makna yang tersirat dalam Ayat-ayat suci Al-Quran?bahwa kehidupan kita tidak akan pernah lepas dari kematian.Mungkin dulu pernah ada kitab Inzil,Zabur,Taurat yang masing-masing mewakili zamannya.Tapi mereka masih juga mendustakan bahwa Al-Quran sebagai kitab akhir Zaman yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai agama yang salah.Padahal Al-Quran sudah merincikan kejadian-kejadian yang terjadi pada zaman dahulu dan sebagai petunjuk kita di zaman yang akan datang.

Lalu bagaimanakah bentuk Tuhan?Apakah Tuhan itu?Dari kehidupan yang aku rasakan Insyallah Ini adalah Ciri-ciri yang dapat meyakinkan diri kita tentang keberadaan Tuhan.

 

~Bentuk Tuhan itu tidak bisa kita pikirkan,imajinasikan,mengapa?

Karena Tuhan itu bagaikan waktu yang tidak bisa kita pastikan tapi bisa kita rasakan,layaknya umur kita yang bertambah tua tapi masih saja kita tidak bisa mengerti tentang pengertian waktu.

~Tuhan itu tidak bisa diciptakan oleh ciptaanya yaitu kita sebagai manusia.Tuhan yang diciptakan oleh mahkluknya maka itu bukan Tuhan.

~Tuhan tidak butuh apa-apa dari mahkluknya,tetapi kitalah yang membutuhkan akan hadirnya Tuhan.Tuhan tidak butuh lagu,tidak butuh uang kita,tidak butuh akan adanya dupa,dan makanan.Tetapi Tuhan mencintai hambanya yang beriman,dan bertaqwa.

~Tuhan bukanlah manusia yang selalu berdosa,ataupun hewan,ataupun benda mati yang tak bernyawa.Tuhan itu tidak pernah tidur ataupun lelah,lapar layaknya mahkluk yang ia ciptakan.

~Tuhan itu esa atau satu tidak beranak ataupun beristri atau bersuami.Tuhan itu bukan ayah,Tuhan Ibu,Tuhan anak,Tuhan Paman,atau apapun.Tuhan tidak butuh keluarga,tuhan itu bukan mahkluk yang membutuhkan kasih sayang dari keluarga,karena ia adalah sumber dari kasih sayang itu sendiri.

~Tuhan itu tidak bisa kita lihat dengan indra kita,tetapi bisa kita rasakan dengan Hati kita.

~Tuhan itu tidak membutuhkan pertolongan dari siapapun,melainkan kita yang harusnya selalu berdo’a meminta pertolongan dan pengampunanya.

~Tuhan itu tak memiliki nafsu layaknya makhluk ciptaanya,yang selalu berbuat maksiat dengan tidak dapat menahan hawa nafsunya.

 

Sekarang masihkah kita ragu dengan adanya Tuhan?masihkah kita sombong kepada Tuhan?

Kehidupan kita ini tidaklah lebih besar dari alam semesta ini,apa yang harus kita banggakan?dosa?kita hidup didunia ini tak lebih hanya meminjam nyawa yang di berikan oleh Tuhan.Yang seharusnya kita gunakan untuk beribadah kepadanya dan berbuat baik kepada mahkluk ciptaannya.

Kehidupan kita adalah rangkaian dari kehidupan lainnya,yang masing-masing saling bergantungan dan berhubungan.

Agama yang diajarkan Tuhan adalah kebaikan dan tidak pernah ada negara yang bisa hidup berdampingan tanpa adanya nilai-nilai yang ditanamkan dari agamanya.

Manohara Odelia Pinot

Manohara Odelia Pinot allegedly experiencing domestic violence (domestic violence) since the housekeep Temenggong Tengku Muhammad Fakhry Petra. Manohara often crying, difficult to be separated from the prince.

“How would Manohara step from there? Manohara Where to go and step over the guard,” said ibunda Manohara, Daisy Fajarina, in the Public Ampera,  St.Ahmad Dahlan, Jakarta Selatan, Monday (20/4/2009).

Since married under the hand Fakhry, life magazine model young age of the vessel in cage birds. He often does not receive the treatment enjoyable.

Manohara never refuse a call-make Fakhry, Manohara refused because they were bleeding. But, Fakhry force. Manohara not reject not because, but is worried because of illness related intimate moment are bleeding.

Unfortunately, instead of Tengku obtained, even in the lowly Manohara with words that spicy barb. Sosialita born 28 February 1992 was considered as luxury cars. But because it can not dikendarai, can be replaced with another car.

Manohara been blurred from trying to grasp the hand of the Prince. He returned to Indonesia. However, many people wish the Prince to come home coax. Manohara return to Indonesia that culminate in the abduction Fakhry.